Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang Desa Way Urang Butuh Pengawasan Serius

 Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang Desa Way Urang Butuh Pengawasan Serius

Pengerjaan Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang Desa Way Urang Padang Cermin Lampung dibutuhkan pengawasan dari Dinas PUPR pesawaran yang fropesionaal.

Hal itu berdasarkan hasil pengerjaan Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang Desa Way Urang itu diduga sangat bobrok tanpa kwalitas.

Salah satu masyarakat desa setempat saat dikonfirmasi terkait proyek irigasi way cengkuang menyatakan bahwa pengerjaan irigasi way cengkuang itu dikerjakan oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat asal provinsi lampung dengan inisial JH.

“saya salah satu pekerja di proyek irigasi itu” kata dia, saat dikonfirmasi oleh penulis ini pada senen 20 November 2023 kemaren.

Guna mendapatkan keterangan yang akurat terkait pengelola proyek Pengerjaan Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang itu, dirinya tidak ingin menyebutkan nama lengkap pengelola, ia hanya menyebutkan inisial JH.

“Inisial pengelola nya JH” Ujar dia dengan nada singkat.

Pengerjaan Revitalisasi Jaringan Irigasi Way Cengkuang Desa Way Urang Padang Cermin itu tinggi ± 2,5 Meter lebar dasar ± 2 Meter, Lebar Atas ± 2,5 Meter.

Sementara itu, penulis ini mentelusuri inisial yang disebutkan oleh pekerja proyek yang berinisial JH, Salah satu masyarakat setempat menyatakan kalau Cv pekerjaan itu Cv Way Melinting asal Bandar Lampung.

“Cv Way Melinting mas, hasil kerjaan itu sangat tidak masuk akal, sudah keterlaluan, masak proyek selesai hingga ini, adukan semen saja masih menjadi debu seperti ini” kata dia sambil meremas adukan dan mempamerkan debu.

“Kami Berharap kepada penegak hukum Kejari dikabupaten pesawaran agar dapat turun dan meninjau hasil pengerjaan proyek Cv Way Melinting, bila mana hasil pengerjaan proyek tidak maksimal maka kami berharap agar dapat dikerjakan ulang, sebab kwalitas irigasi saat ini 80% Mengejar keuntungan yang berlipat ganda”.

Menanggapi hal itu, Salah Satu anggota Lembaga GMBI Distrik Pesawaran Liyan mengatakan akan menyampaikan kepada ketua GMBI Pesawaran untuk dapat memastikan kwalitas irigasi, bilamana ditemukan indikasi kerugian masyarakat kedepan, maka hal itu akan kita bicarakan kepada dewan pesawaran.

“Kami Juga berharap kepada DPRD Komisi 3 Kabupaten Pesawaran agar dapat meninjau kembali kwalitas irigasi yang diduga mengejar keuntungan itu, bila mana ditemukan ada dugaan, maka dewan pesawaran kami minta untuk menonaktifkan / Mem-Blacklist Cv Way Melinting agar kerugian masyarakat dipesawaran tidak akan terulang kembali” Tutupnya. (Rls /Rial)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.
Digiqole ad

Baca Juga

Leave a Reply