• 7 Agustus 2026

Ketum For-WIN Dukung WFS Pimpin Karang Taruna Lampung

 Ketum For-WIN Dukung WFS Pimpin Karang Taruna Lampung

Oplus_131072

BANDARLAMPUNG, – Pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung pada 7–8 Agustus 2026 menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi kepemudaan tersebut untuk lima tahun ke depan. Di tengah dinamika tersebut, nama Wahrul Fauzi Silalahi (WFS) mencuat sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki kapasitas dan visi untuk memimpin Karang Taruna Provinsi Lampung.

Dukungan terhadap WFS datang dari berbagai kalangan, salah satunya Ketua Umum Forum Wartawan Independen Nusantara (For-WIN), Aminudin, S.P. Menurutnya, Karang Taruna membutuhkan pemimpin yang bukan hanya memiliki kemampuan organisatoris, tetapi juga memahami persoalan sosial yang dihadapi masyarakat serta mampu membangun sinergi dengan berbagai pihak.

“WFS merupakan sosok pemimpin muda yang memiliki pengalaman organisasi, memahami kebutuhan masyarakat, dan memiliki komitmen terhadap pembangunan generasi muda. Karang Taruna membutuhkan figur yang mampu menyatukan seluruh potensi pemuda untuk berkarya dan mengabdi,” ujar Aminudin.

Ia menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Persoalan pengangguran, perkembangan teknologi, penyalahgunaan narkoba, rendahnya literasi, hingga tantangan ekonomi kreatif membutuhkan organisasi kepemudaan yang adaptif dan mampu menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Karena itu, menurut Aminudin, Karang Taruna harus kembali kepada jati dirinya sebagai organisasi sosial yang mampu melahirkan generasi muda berkarakter, mandiri, inovatif, serta memiliki semangat gotong royong sebagai identitas bangsa Indonesia.

“Wadah ini harus menjadi tempat lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi harus menjadi pelaku utama perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Aminudin menambahkan, pengalaman WFS sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung menjadi salah satu modal penting dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, kemampuan membangun sinergi akan menjadi faktor penting agar program-program Karang Taruna dapat berjalan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, WFS sebelumnya telah menyampaikan komitmennya untuk membawa Karang Taruna Provinsi Lampung menjadi organisasi yang lebih aktif dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan karakter generasi muda, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, serta pendampingan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Visi tersebut dinilai sejalan dengan semangat Karang Taruna sebagai organisasi yang lahir dari masyarakat dan bekerja untuk masyarakat. Dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas, Karang Taruna diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Aminudin berharap Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung dapat berlangsung secara demokratis, menjunjung tinggi nilai persaudaraan, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi menjadi lebih profesional, independen, dan semakin dipercaya masyarakat.

“Harapan kami sederhana, Karang Taruna harus terus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda Lampung. Organisasi ini harus melahirkan kader-kader yang berintegritas, berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan mampu memberikan solusi bagi persoalan masyarakat. Kami melihat WFS memiliki semangat, pengalaman, dan komitmen untuk mengemban amanah tersebut,” tutup Aminudin.

Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya gagasan-gagasan baru dalam memperkuat peran pemuda sebagai pilar pembangunan daerah menuju Lampung yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. (Rls)

Realise resmi For-WIN

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply