• 10 September 2026

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS, Perkuat Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Ekonomi Keluarga dari Desa

 Ketua TP PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa TAPIS, Perkuat Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Ekonomi Keluarga dari Desa

Way Kanan – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Bakti Negara, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan, Rabu (9/9/2026).

Didampingi Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Batin Wulan meninjau berbagai kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang mencakup ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan keluarga, literasi, hingga pengembangan UMKM.

Program Desa TAPIS merupakan program pembinaan TP PKK Provinsi Lampung yang berfokus pada pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui program ini, TP PKK mendorong desa mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga.

Kampung Bakti Negara dipilih sebagai lokasi pencanangan karena dinilai memiliki berbagai potensi yang terus dikembangkan, antara lain melalui pemanfaatan pekarangan dalam program Hatinya PKK, Desa Ramah Keluarga, kelompok UP2K, Posyandu, serta pengembangan UMKM.

Dalam sambutannya, Batin Wulan menegaskan bahwa gerakan PKK memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat. Menurutnya, pemberdayaan keluarga tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga mencakup kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, perlindungan anak, dan lingkungan.

“Gerakan PKK ini sangat penting karena kita bisa langsung bersentuhan dengan unit terkecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Dari keluarga inilah kita bisa membangun ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, sampai bagaimana anak-anak kita tumbuh dengan baik,” ujar Batin Wulan.

Ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus bergerak di tengah masyarakat dan memastikan berbagai pembinaan yang diberikan dapat diterapkan serta memberikan manfaat nyata.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Batin Wulan menyerahkan bantuan empat unit mesin jahit untuk mendukung usaha ekonomi kreatif, 30 paket bantuan sosial sembako, serta dua unit kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya mesin jahit untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Semoga bantuan ini bisa membantu dan menambah semangat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Pada bidang ketahanan pangan, Batin Wulan meninjau kebun kolektif PKK yang ditanami berbagai komoditas, seperti terong, singkong, daun bawang, kembang kol, cabai, dan masih banyak lagi. Ia mengapresiasi KWT dan masyarakat yang telah memanfaatkan lahan untuk kegiatan produktif.

Ia mendorong agar pemanfaatan pekarangan diperluas di rumah-rumah masyarakat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

“Kita berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di kebun kolektif, tetapi juga disosialisasikan kepada masyarakat agar dapat menanam di pekarangan masing-masing untuk memperkuat ketahanan pangan,” katanya.

Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Batin Wulan turut meninjau pelayanan KB, Posyandu, cek kesehatan gratis, dan donor darah. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan serta kader yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mendorong tenaga kesehatan untuk terus menyosialisasikan layanan cek kesehatan gratis agar semakin banyak masyarakat mengetahui dan memanfaatkannya.

Dalam bidang pembinaan keluarga, Batin Wulan meninjau kegiatan kelompok kerja TP PKK di Kampung Bakti Negara. Pembinaan tersebut mencakup pengembangan kapasitas anggota TP PKK, pemberdayaan keluarga, serta perlindungan anak dari kekerasan seksual.

Menurutnya, penguatan pemahaman kader penting agar pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pembinaan, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Tadi ibu-ibu sudah menerima berbagai materi. Insyaallah ilmu yang didapat bisa diterapkan dan dibagikan kembali kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai Bunda Literasi Lampung, Batin Wulan mengunjungi perpustakaan keliling dan melihat koleksi buku yang tersedia. Ia juga menyerahkan bantuan buku untuk menambah bahan bacaan bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Sementara sebagai Bunda PAUD Lampung, Batin Wulan berdialog dengan para orang tua mengenai pola asuh anak di rumah, penggunaan gawai secara bijak, serta pentingnya pemenuhan gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting.

“Bagaimana para ibu memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak tidak dapat menggunakan gadget secara bijak. Itu harus ada campur tangan dari orang tua,” ujarnya.

“Pencegahan stunting bukan hanya soal memberikan makanan bergizi, tetapi juga bagaimana pola asuh di lingkungan rumah. Peran orang tua sangat menentukan tumbuh kembang anak,” lanjutnya.

Batin Wulan juga meninjau UMKM binaan ibu-ibu PKK Kecamatan Pakuan Ratu yang menampilkan berbagai produk lokal, mulai dari batik, makanan dan minuman olahan, hingga kerajinan tangan. Ia mengapresiasi masyarakat yang telah mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menyampaikan apresiasi atas pembinaan TP PKK Provinsi Lampung melalui Program Desa TAPIS. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi kader PKK dan masyarakat untuk terus mengembangkan potensi Kampung Bakti Negara.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud nyata sinergi antara TP PKK Provinsi dengan TP PKK Kabupaten dalam upaya memperkuat gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan bagi seluruh keluarga di seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ayu.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap mendukung berbagai program PKK, baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, maupun ketahanan pangan dan lingkungan.

“Semoga kegiatan hari ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu menggerakkan roda pembangunan keluarga di daerah kita,” ujarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Batin Wulan menegaskan bahwa keberlanjutan Desa TAPIS membutuhkan keterlibatan kader PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersama-sama. Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada pencanangan, tetapi terus dikawal dan dievaluasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal dan mengevaluasi program Desa TAPIS ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pencanangan Desa TAPIS di Kampung Bakti Negara dapat memperkuat pemberdayaan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan program PKK adalah keberhasilan kita sama-sama. Semoga kolaborasi dan kerja sama ini terjalin dengan sangat harmonis demi terwujudnya keluarga yang berkualitas untuk Lampung Maju Indonesia Emas,” pungkasnya. (Pemerintah Provinsi Lampung).

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply