LPM-RI Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Misi Perdamaian PBB di Lebanon
Lampung Selatan — Lembaga Peduli Polisi dan Militer Republik Indonesia (LPM-RI) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit terbaik TNI yang sedang menjalankan tugas negara sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf. Zulmi Aditiya, Sertu M. Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhamadan. Mereka merupakan bagian dari Satgas Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Dalam pernyataan resminya, jajaran pimpinan dan anggota LPM-RI mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian para prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami keluarga besar LPM-RI turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya para syuhada, putra terbaik bangsa. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan mereka, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menjadikan alam kuburnya sebagai taman surga,” Demikian pernyataan resmi LPM-RI. Selasa (31/3/2026).
LPM-RI juga mendoakan agar keluarga besar TNI, khususnya keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah tersebut.
Ucapan belasungkawa ini turut disampaikan oleh jajaran pengurus dan tokoh di lingkungan LPM-RI, di antaranya Direktur Raden Muhammad Sholeh, B.SR, Wakil Sekretaris Jenderal Sis Muslim, SH., MH, serta Bendahara Rizki Utami, KS.
Selain itu, dukungan dan doa juga datang dari sejumlah tokoh dan penasihat, termasuk Irjen Pol. Dr. Hi. Ike Edwin, S.IK., SH., MH., MM, Laksamana Muda TNI S.A. Rahman, SE, Brigjen TNI Amalsyah Tarmizi, SE, Kolonel Gustam Yusup, SH, Kolonel CHK Zulkifli Muis, SH., MH, Letkol CHK Gunawan Hendra Muis, SH., MH, serta AKBP Huari Muis, SE.
Tim hukum dan advokat LPM-RI juga menyampaikan simpati yang sama, di antaranya Dr. Ery Setia Negara, SH., MH, Dr. B. Hartono, SH., MH, Dr. Meriantoni, SH., MH, Tarmizi Sunan, SH, Hj. Nurul Hidayah, SH., MH, Sholihin, SH., MH, dan Muda’i Yunus, SH., MH.
Sebagai informasi, Satgas TNI Konga XXIII merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia di bawah naungan PBB melalui misi UNIFIL di Lebanon.
Di akhir pernyataannya, LPM-RI menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada TNI atas dedikasi dan pengorbanan dalam menjaga kedaulatan serta perdamaian dunia.
“Terima kasih TNI. Jasa dan pengabdian para prajurit akan selalu dikenang oleh bangsa dan negara,” tutup pernyataan tersebut.(Rls/ Tri)

