Gubernur Lampung Launching Program Kartu Petani Berjayadi Kabupaten Way Kanan

 Gubernur Lampung Launching Program Kartu Petani Berjayadi Kabupaten Way Kanan

WAY KANAN — Gubernur Lampung di Kabupaten Way Kanan. Semoga kehadirin Bapak Gubernur akan memberikan makna tersendiri guna mendukung dan meningkatkan pembangunan di Kabupaten Way Kanan, khususnya pembangunan disektor pertanian melalui Launching Program Kartu Petani Berjaya di Kabupaten Way Kanan.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Way Kanan Saya sangat mendukung program ini. Kepada tim Kartu Petani Berjaya Provinsi Lampung, kami mengharapkan bantuan dan dukungan agar implemetasi program KPB di Kabupaten Way Kanan dapat berjalan baik dan lancar. Kepada semua dinas yang terkait, camat, Kepala UPT dan PPL ikut mendukung dan membantu program ini dan di tahun mendatang bisa bertambah di kecamatan-kecamatan yang lain,”Ungkapnya Rabu (21 Oktober 2020)

Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas utama pembangunan di Kabupaten Way Kanan, dan mempunyai peranan strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan dukungan potensi sumber daya alam yang memadai maka hampir 80% penduduk Way Kanan bermata pencaharian di sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Dari berbagai sektor tersebut bidang tanaman pangan menjadi andalan dalam pelaksanaan pembangunan pertanian di Kabupaten Way Kanan dengan potensi luas sawah sebesar 20.465,61 Ha.

Di Kabupaten Way Kanan juga memiliki potensi lahan kering yang ditanami untuk komoditas jagung, ubi kayu, dan hortikultura seperti sayuran dan buah-buhanan. Berbagai komoditas dapat dikembangkan baik komoditas tanaman pangan yang merupakan komoditas strategis ketahanan pangan maupun komoditas hortikultura.

Dengan potensi ini, Pemerintah Kabupaten Way Kanan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Pusat terus memberikan prioritas dan fokus pada pengembangan sejumlah komoditas, khususnya tanaman pangan yang sangat prospektif untuk dikembangkan. Begitu juga tanaman palawija seperti padi, jagung, kedelai serta jenis-jenis tanaman hortikultura seperti cabe maupun tanaman buah, sangat memungkinkan untuk terus dikembangkan dari sisi kuantitas maupun kualitas produksi.

Dalam pengelolaan Usaha Tani di Kabupaten Way Kanan sudah diterapkan metode mekanisasi pertanian mulai dari persiapan lahan, pengolahan lahan sampai penanganan pasca panen dengan bantuan Alat Mesin Pertanian. Pengelolaan Alsintan sejak tahun 2018 telah dikelola oleh Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Jumlah UPJA sampai saat ini berjumlah 60 tersebar di 60 Kampung di 14 Kecamatan.

Beberapa permasalahan yang ada di petani seperti kepemilikan lahan, regenerasi petani, birokrasi, modal, keterampilan petani, informasi dan tata niaga memberikan pengaruh terhadap kesejahteraan petani sendiri.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dikeluarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 9 Tahun 2020 yang mengatur tentang Program Kartu Petani Berjaya dan telah dilaksanakannya launching Program Kartu Petani Berjaya di Provinsi Lampung pada tanggal 6 Oktober 2020 di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani menuju kesejahteraan petani melalui upaya penyelesaian permasalahan secara terstruktur, sistematis, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Melalui Kartu Petani Berjaya (KPB) diharapkan para petani mendapatkan kemudahan jaminan kepastian dalam usaha budidaya pertanian diantaranya ketersediaan sarana produksi, akses permodalan, pembiayaan, asuransi, pembinaan usaha dan teknologi, penanganan panen dan pasca panen, pemasaran hasil, jaminan sosial dan beasiswa pendidikan bagi anak petani berprestai yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Bidang Pertanian.

Kecamatan Bahuga dan Buay Bahuga merupakan kecamatan yang akan menjadi uji coba program Kartu Petani Berjaya di Kabupaten Way Kanan. Hal ini sebagai langkah lanjutan setelah program penebusan pupuk bersubsidi melalui billing system yang telah berhasil dilaksanakan di kecamatan tersebut.
Data peserta Kartu Petani Berjaya yang telah diusulkan di Kecamatan Buay Bahuga terdiri dari 4 kampung, 67 kelompok tani, 1.689 petani, luas lahan 1.325 hektar dengan komoditas padi. Kecamatan Bahuga terdiri dari 3 kampung, 40 kelompok tani, 902 petani, luas lahan 700 hekter dengan komoditas padi. Total yang telah diusulkan adalah 107 kelompok tani, 2.591 petani, dengan luas lahan 2.025 hektar.

Program Kartu Petani Berjaya di Kabupaten Way Kanan akan kita coba dalam membentuk komunitas petani dalam satu Corporate Farming dan Integrated Farming. Corporate Farming adalah bagaimana menyatukan petani dalam satu komunitas, sehingga memberikan dampak efisiensi dan efektivitas dalam budidaya sehingga lebih produktif dan memiliki bargaining power yang kuat. Sedangkan Integrated Farming adalah bagaimana kita membentuk komunitas petani untuk dapat memberikan value pada masing-masing komoditi sehingga memberikan dampak zero waste yang berdaya guna.

Terlaksananya program Kartu Petani Berjaya ini tentunya memerlukan kerjasama berbagai elemen seperti perbankan selaku lembaga penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tani untuk mendukung pencapaian program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), produsen dan distributor pupuk bersubsidi, kelembagaan koperasi, serta pelaku ekonomi dan usaha lainnya.
Kepada pihak-pihak yang saling berkaitan dengan program Kartu Petani Berjaya di Kabupaten Way Kanan kiranya dapat membantu terlaksananya program ini dan saling berkoordinasi serta bekerja sama dengan dinas terkait dalam pelaksaan program ini selanjutnya.

Saya berpesan kepada para kelompok tani yang melaksanakan program tersebut agar dapat berkoordinasi dengan Dinas terkait dalam pelaksanaannya sehingga dapat tercapai sesuai dengan yang kita harapkan demi kemajuan bersama. (Admimpim)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *