Ratusan Juta Belanja Perjalanan Dinas Sekretariat DPRD Tubaba Diduga Bermasalah

 Ratusan Juta Belanja Perjalanan Dinas Sekretariat DPRD Tubaba Diduga Bermasalah

Ratusan Juta Rupiah Belanja Perjalanan Dinas, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk Perjalanan Dinas 30 Anggota DPRD Tubaba Tahun 2020 Diduga Bermasalah.

Pasalnya, pada Belanja Perjalanan Dinas Sekretariat DPRD Tubaba tahun 2020, ditemukan kejanggalan yaitu Kelebihan Pembayaran, untuk Perjalanan Dinas 30 Anggota DPRD Tubaba, Mulai dari Perjalanan Dinas tanpa dokumen pertanggungjawaban, perjalanan dinas yang tidak terkonfirmasi oleh hotel dan tempat Tujuan, perjalanan dinas melebihi Pagu, perjalanan dinas tidak sesuai tanggal surat perintah tugas, dan Tiket perjalanan tidak valid. Sehingga Belanja Perjalanan Dinas sebagaimana dimaksud Diduga Kuat Syarat Bermasalah

Berdasarkan dokumen yang di peroleh Media Suara Lampung.com didapati Belanja Perjalanan dinas sekitar Rp.289.454.545. yang di pusatkan pada 5 item jenis kegiatan Perjalanan Dinas yang Diduga Kuat Syarat Bermasalah, diantaranya.

Perjalanan Dinas Tanpa Dokumen Pertanggungjawaban. Sekitar Rp. 104.276.660. berdasarkan pemeriksaan dokumen diketahui terdapat 14 (empat belas) perjalanan dinas yang tidak di lengkapi dengan dokumen pertanggungjawaban penginapan dan transportasi ( baik darat, laut, dan udara) dengan total sebesar Rp 104.276.660.

Perjalanan Dinas tidak sesuai Tanggal surat perintah tugas. Rp. 27.236. 207. Berdasarkan Pemeriksaan dokumen, diketahui terdapat sepuluh perjalanan dinas yang dokumen pertanggungjawaban sebelum atau sesudah tanggal surat perintah tugas dengan total sebesar Rp 27.236.207.

Tiket Penyebrangan tidak Valid. Rp.3.204.500. Pemeriksaan dilakukan atas kesesuaian dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas berupa tiket/karcis penyebrangan pelabuhan , dengan database penyebrangan ASDP. Berdasarkan pemeriksaan diketahui terdapat lima dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas yang tidak ada pada database ASDP dengan total sebesar Rp 3.204.500.

Perjalanan Dinas Melebihi Pagu Rp. 30.507.800.
Pembayaran uang harian, uang transportasi, uang penginapan, dan uang representasi melebihi Pagu. Pemeriksaan dilakukan atas besaran biaya sesuai dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas dengan standar biaya perjalanan dinas pada peraturan Bupati. Berdasarkan pemeriksaan diketahui terdapat enam perjalanan dinas yang biayanya melebihi standar maksimal dengan total sebesar Rp 30.507.800.

Perjalanan Dinas Tidak Terkonfirmasi Oleh hotel dan tempat Tujuan. Rp.124.229.378.
Perjalanan Dinas tidak terkonfirmasi pelaksanaan berdasarkan konfirmasi dari hotel dan lembaga/ badan/institusi tujuan. Pemeriksaan dilakukan dengan mengirimkan konfirmasi kepada beberapa hotel yang tercantum pada dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas dan kepada lembaga/badan/institusi tujuan perjalanan dinas. Berdasarkan hasil konfirmasi tersebut di peroleh informasi bahwa terdapat tujuh Surat Perintah Tugas(SPT) perjalanan dinas yang tidak menginap di hotel terkait dan tidak melakukan tugas di tempat lembaga/badan/institusi terkait dengan total sebesar Rp. 124.229.378.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan, Permendagri no 13 tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah di ubah terakhir dengan Permendagri no 21 tahun 2011 tentang perubahan kedua atas Permendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah pada pasal 132 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap pengeluaran belanja atas beban APBD harus didukung bukti yang lengkap dan sah.

Permasalahan diatas, mengakibatkan kelebihan pembayaran atas biaya perjalanan dinas sebesar Rp 185.177.885. dan tidak dapat di yakini kejadiannya sebesar Rp 104.276.660.

Terkait Kelebihan Pembayaran untuk Belanja Perjalanan Dinas 30 Anggota DPRD Tubaba sebagaimana dimaksud diatas, Sekretaris DPRD Tubaba Belum Berhasil dimintai keterangan dengan Alasan dirinya sedang Isolasi Mandiri.
” saya lagi Isomasan Add” Balas Agus Subagio Melalui Pesan WhatsApp. Rabu (16/2/2022).

Selanjutnya, Agus Subagio mengarahkan untuk konfirmasi kepada PPK terkait kejelasan dari anggaran Belanja Perjalanan Dinas tersebut. “Pak Erawan” Balas dia.

Dikonfirmasi Terpisah, Erawan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sekretariat DPRD Tubaba, Beralasan dirinya sedang Dinas Luar (DL) sehingga dirinya meminta waktu konfirmasi tersebut dilakukan setelah Kepulanganya.
Akan tetapi ketika dimintai keterangan kejelasan waktu konfirmasi sebagai dimaksud Erawan belum memberikan balasan.

“Ya saya lagi dl.dinda., Sebaik nya confir setelah saya dl.dinda” Balas Erawan. Rabu tanggal 23 Pebruari 2022.

Selanjutnya di konfirmasi kembali pada Hari Kamis tanggal 24 Pebruari 2022 terkait kejelasan kapulangannya dari Dinas Luar sebagaimana dimaksud, Erawan belum memberikan Balasan.

Hingga Berita di terbitkan, Erawan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sekretariat DPRD Tubaba Belum berhasil dimintai keterangan.(medy)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply