• 23 April 2026

Kedapatan Menyalurkan Buah-Buahan Busuk, Pihak Pemerintah Daerah Harus Tegas Terhadapa SPPG Merbau Mataram Mekar Jaya

 Kedapatan Menyalurkan Buah-Buahan Busuk, Pihak Pemerintah Daerah Harus Tegas Terhadapa SPPG Merbau Mataram Mekar Jaya

LAMPUNG SELATAN,- Setelah terjadi kelalaian SPPG Merbau Mataram desa Mekar Jaya yang memberikan buah busuk kepada KPM B3 pada senin 20 April 2026, akhirnya dapat respon cepat dari Camat Marbau Mataram Ricky Randa Balpama S.I.Kom.
Selasa 21 April 2026 Camat Merbau Mataram didampingi tim pengawas kesehatan UPT Puskesmas Merbau Mataram, Drg. Ayu Jember sari, Babinsa Mekar Jaya Novi, Korcam SPPG Merbau Mataram Arif Munandar meninjau langsung dapur SPPG Merbau Mataram Desa Mekar Jaya.
Langkah ini diambil guna memastikan standar keamanan pengan dan kwalitas gizi tetap terjaga bagi ribuan KPM penerima MBG.

“Saya memahami kekwatiran dan kritik yang beredar terkait temuan buah busuk yang tidak layak di komsumsi, oleh sebab itu kami turun, kami berharap hal serupa tidak terjadi lagi” Jelas Ricky kepada media ini rabu, (22-04-2026).

Sementara Devin Febrian selaku kepala SPPG Merbau Mataram Mekar Jaya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Kami menyadari bahwa kwalitas dan keamanan pangan tanggung jawab kami, dalam operasional sehari-hari kami menangani ribuan porsi makanan setiap harinya. Mengola logistik secara masif tentu.memiliki tantangan yang sangat besar dan resiko human eror atau teknik dilapangan bisa saja terjadi”Jelas Devin.

“Kami akan mengevaluasi dan akan memperketat pengawasan agar setiap bahan yang di distribusikan benar-benar memenuhi standar” tutupnya.

Terkait hal tersebut, Aminudin selaku ketua umum LSM Pembinaan Rakyat Lampung ( LSM PRL) memberikan tanggapan, pihak yang pengawas, dalam hal ini Pemerintah daerah, Dinas Kesehatan serta Satgas BGN dapat lebih tegas lagi dalam memberikan teguran. Kalau memang dapur SPPG tidak memperhatikan keselamatan KPM, jangan segan-segan menutup dapur SPPG yang bermasalah. Nyawa dan Keselamatan KPM tidak boleh dijadikan kelinci percobaan.
Kepala dapur SPPG, Ahli Gizi, kepala yayasan dan pemilik dapur bertanggung jawab atas kelalaian yang mereka lakukan.
Menurut informasi yang disampaikan pihak beberapa sekolah, sebelumnya juga dapur SPPG Merbau Mataram Mekar Jaya pernah menyalurkan roti yang berjamur dan buah salak yang busuk. Artinya kelalaian ini bukan sekali atau dua kali, tapi sudah berkali-kali.

Selain menyalurkan buah yang busuk dan tidak layak konsumsi, dapur SPPG Merbau Mataram Mekar Jaya juga tidak mencantumkan harga dari setiap item jenis makanan yang di distribuaikan sesuai keputusan BGN Pusat. (Tim)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply