Dini Hari Lewat Aksi Kejar”an: Warga Dusun Sidosari Dibekuk Anggota Polsek Sidomulyo, Bawa 1 Paket Sabu.
Oplus_131072
LAMPUNG SELATAN – Sebuah penangkapan narkoba terjadi secara tak terduga pada dini hari, Kamis 20 Juni 2026, berkat kepekaan dan insting tajam salah satu anggota kepolisian Polsek Sidomulyo. Seorang warga Dusun Sidosari, Desa Sidomulyo, berinisial TGR, berhasil diamankan usai kedapatan membawa satu klip paket narkoba jenis sabu.
Kejadian bermula sekitar pukul 01.01 dini hari, saat anggota SPKT Polsek Sidomulyo yang akrab disapa Bang Rio sedang dalam perjalanan hendak membeli makanan. Di tengah jalan, matanya tertuju pada dua orang pemuda yang berada di lokasi agak sepi dan minim penerangan. Kedua orang itu terlihat sedang berbicara sambil masing-masing menaiki sepeda motor, namun gerak‑geriknya terlihat sangat mencurigakan.
“Waktu itu saya lewat dan melihat mereka. Karena tempatnya sepi dan gelap, rasa penasaran dan curiga langsung muncul. Tanpa berpikir panjang, saya putar arah dan berniat menghampiri untuk menanyakan keperluan mereka berada di sana jam segitu,” ungkap Bang Rio.
Namun, saat ia mulai mendekat, kedua pemuda itu justru langsung menancap gas dan kabur. Tindakan itu semakin memperkuat kecurigaan petugas, sehingga ia pun spontan melakukan pengejaran. Dalam kejaran yang cukup singkat, satu orang berhasil meloloskan diri, sedangkan temannya — warga Dusun Sidosari berinisial TGR — berhasil dikejar dan diringkus.
Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti berupa 1 buah klip paket narkoba jenis sabu yang tersimpan di dalam kantong pakaian pelaku. Di bawah tekanan pertanyaan petugas, TGR akhirnya mengaku bahwa dirinya sedang berencana melakukan transaksi serah terima barang atau COD bersama rekannya yang sempat kabur.
Tak butuh waktu lama, pria tersebut langsung diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Sidomulyo guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus berupaya melacak keberadaan kawannya yang sempat lolos, serta menelusuri asal peredaran barang haram tersebut.
Kasus ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan dan keberanian petugas di lapangan sangat berarti dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan di luar jam dinas resmi sekalipun.(R*)

