Letkol. Kav. Robinson Octovianus Bessie Buka TMMD Ke-108 Dan Targetkan 4 Pembangunan Fisik Di Bakauheni

 Letkol. Kav. Robinson Octovianus Bessie Buka TMMD Ke-108 Dan Targetkan 4 Pembangunan Fisik Di Bakauheni

LAMPUNG SELATAN — Komandan Kodim 0421 Lampung Selatan, Letkol. Kav. Robinson Octovianus Bessie, membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108, di Dusun Merut, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (30-6-2020).

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatangan dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD ke-108 dimana pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, S. Sos., M.M.

Kegiatan TMMD ke-108 yang akan berlangsung hingga 29 Juli 2020 tersebut, selain Dandim 0421 Robinson Octovianus Bassie dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, turut hadir juga Perwira Seksi Bhakti TNI 043 Gatam, Mayor Inf. Asrin, Anggota DPRD Lamsel Komisi 3, Deden Alindo, Camat Bakauheni, Asep Awaluddin, Kepala Desa Hatta dan Kepala Desa Klawi, serta jajaran Kodim 0421 Lamsel.

Dandim 0421, Letkol. Kav. Robinson Octovianus Bessie, dalam sambutannya menjelaskan, ada empat sasaran fisik yang dilaksanakan pada kegiatan TMMD ke-108.

Yang pertama adalah membuka badan jalan sepanjang 1,5 km yang menghubungkan jalan antara dusun Merut, Desa Hatta dengan Dusun Sumber Sari yang masuk wilayah Desa Klawi.

Selanjutnya adalah membuat dua jembatan, empat gorong-gorong serta membuat parit sepanjang badan jalan yang dibuka.

Selama ini, akses jalan hanya berupa jalan setapak yang cukup curam sehingga susah untuk dilalui oleh kendaraan bermotor roda dua. Dengan dibukanya jalan tersebut, Dandim berharap dapat mempermudah bagi petani, siswa sekolah maupun masyarakat pada umumnya untuk melintasi jalan tersebut. “Medannya agak sulit dan bergunung. Sekarang sudah tembus,”ujar Dandim.

Selain program sasaran fisik, Letkol. Kav. Robinson Octovianus Bessie juga menjelaskan beberapa program tambahan, yakni pembuatan dua sumur bor, satu di Dusun Merut Desa Hatta, satu lagi di Dusun Sumbersari Desa Klawi. Kemudian melakukan tiga bedah rumah yakni di Desa Sidowaluyo, Kec. Sidomulyo, Desa Sindangsari Kecamatan Tanjung Bintang dan di Desa Babatan Kecamatan Katibung serta melakukan rehab flapon pada masjid di Dusun Merut, Desa Hatta.

Robinson menjelaskan, inti dari program TMMD ke-108 yang mengambil tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” adalah terwujudnya kemanunggalan TNI bersama rakyat.

“TNI selalu hadir bersama rakyat. Kami juga terlibat aktif dalam penanggulangan bencana tsunami beberapa waktu lalu, termasuk menginisiasi go green, bersama Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto melakukan penanaman 4000 pohon di Kawasan PT. Penyelamatan Alam Nusantara, Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang,” jelas Robinson.

“Inilah hal-hal yang terus dilakukan Kodim 0421 Lampung Selatan untuk mendekatkan diri ke masyarakat sehingga terwujudnya kemanunggalan TNI dan masyarakat,” jelas Robinson lagi.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyanto, S.Sos,.M.M dalam sambutannya mewakili Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 yang dipusatkan di Dusun Merut, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni.

“Saya berharap, terselenggaranya program TMMD ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam upaya percepatan pembangunan khususnya di pedesaan, sehingga dengan adanya keterpaduan, sinergitas, kolaborasi, dan kemajuan pembangunan di Lampung Selatan dapat berjalan dengan baik,” kata Supriyanto.

“Melalui terselenggaranya kegiatan ini, mari bersama-sama kita aktualisasikan budaya gotong-royong semua pihak, mulai dari pemerintahan hingga masyarakat bahwa gotong royong dapat menyatukan perbedaan. Gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang harus tetap dijaga,” tambah Supriyanto.

“Jika kegiatan ini sudah selesai, masyarakat wajib untuk menjaganya. Tetapi jika tidak dirawat, tidak dijaga, maka “ruh” semangat gotong-royong itu hilang,”tutup Supriyanto. (KMF).

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *