Warga dan Anggota Linmas Gotongroyong Bongkar Rumah Pak Mulyadi

 Warga dan Anggota Linmas Gotongroyong Bongkar Rumah Pak Mulyadi

LAMPUNG SELATAN — Pasca ditetapkannya rumah pak Mulyadi sebagai penerima bantuan bedah rumah dari Sahabat Mbak Wulan, warga Kedondong dan anggota Linmas Desa Sidodadi berduyun-duyun datang kelokasi untuk membantu membongkar rumah Pak Mulyadi, Minggu (27/9).

Kepala Dusun Kedondong, Nurzaman mengatakan, 90 % material rumah pak Mulyadi tidak bisa digunakan kembali karena lapuk termakan usia.

“Jadi kita akan bangun ulang, karena material rumah lama tidak bisa digunakan kembali. Nanti kita akan tambahkan pondasi agar posisi rumah bisa lebih tinggi dan tidak tergenang air saat sungai kecil dibelakang meluap. Ini sudah saya diskusikan dengan mbak Wulan dan beliau setuju,” kata Nurzaman.

Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Sigig Edi Lukman yang juga hadir dilokasi menyampaikan terimakasihnya kepada warga dan anggota linmas yang sudah bersedia membantu membongkar rumah pak Mulyadi.

“Terimakasih atas semangat gotong royongnya, semoga bedah rumah pak Mulyadi ini cepat selesai sehingga beliau bisa mempunyai rumah yang lebih layak dan aman dari banjir,” katanya.

Tidak lupa, pria yang akrab disapa Mas Sigit ini juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi terhadap mbak Wulan dan teman-teman yang selama ini sudah banyak membantu warga Sidodadi.

“Beliau ini pergerakannya luar biasa, tidak bisa ditebak tapi selalu membuat kita kagum. Selama saya menjabat jadi kepala Desa entah sudah berapa ratus Kepala Keluarga di Sidodadi ini yang menerima bantuan sembako, ada juga bantuan sumur bor untuk mushola dan lansia belum lagi bantuan uang saku untuk anak yatim/piatu. Untuk itu atas nama warga Sidodadi saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada beliau, semoga kegiatan sosialnya semakin lancar, donaturnya semakin banyak, agar bisa memberi manfaat yang lebih luas,” paparnya.

Sementara itu pak Mulyadi yang sudah 3 tahun terakhir ini menderita struk hanya bisa menangis haru ketika tahu rumahnya akan dibedah relawan.

“Saya tidak berdaya untuk membalasnya, biarlah Allah yang membalas kebaikan bapak/ibu semua,” katanya (yus/wd)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *