Menejer PLN Sebut Pemasangan KWH Bodong Mitra PLN

 Menejer PLN Sebut Pemasangan KWH Bodong Mitra PLN

Menejer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pulung Kencana Menyebutkan Pemasangan KWH salah Seorang Warga Tiyuh Penumangan yang di Cabut saat
Operasi Pemutusan Arus Listrik (OPAL) Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) oleh Pihak Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Cabang Pulung Kencana
merupakan KWH Bodong yang di Pasang oleh Mitra Kerja PLN.
Sehingga Pelanggan Tetap di kenakan Denda dan Biaya Pemasangan KWH Baru

Menejer ULP PLN Pulung Kencana Juga mengaku Bahwasanya Kartu Elektronik dan Buku KWH terpasang tersebut tidak terdaftar di sistem PLN, sehingga KWH tersebut dinilai Ilegal, dengan Alasan bukan pemasangan dari Pihak ULP PLN.
Akan tetapi di lakukan oleh pihak Mitra PLN.

Irfan Eduardo Purba. Menejer ULP PLN Cabang Pulung Kencana. Senin (12/9/2022) di Ruang kerjanya mengatakan bahwasanya Kartu Elektronik dan Buku PLN tersebut tidak teregister dengan alasan merupakan pemasangan dari Pihak Mitra PLN.

“Karena ini semua teregister, kalau ini tidak ada di data PLN itu yang kita wanti wanti, makanya saya tanya siapa yang pasang makanya kasih tunjuk siapa orangnya kita jelas jelas dulu laporannya kita telusuri ini kalau yang masang adalah benar mitra kami, karena yang masang itu mitra” kata dia.

Diberitakan sebelumnya,
ULP PLN Cabang Pulung Kencana Tubaba Diduga Peras Pelanggan

Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pulung Kencana Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menuai keluhan dari Pelanggan.
Pasalnya, Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), yang di lakukan oleh pihak PLN cabang Pulung Kencana kepada salah seorang Pelanggan Warga Masyarakat Tiyuh Penumangan terkesan seperti Pemerasan.

Sebab Pemutusan yang di lakukan oleh petugas P2TL Cabang Pulung Kencana menyatakan bahwasanya Pengguna Tenaga Listrik tidak memiliki kesalahan dikarenakan BOX KWH terpasang dinilai tidak ditemukan adanya unsur Kesengajaan.

Akan tetapi, oleh pihak Administrasi PLN Cabang Pulung Kencana, Pelanggan dikenakan Denda Pemakaian serta Biaya Pemasangan BOX KWH Baru.
Sedangkan, sebelumnya Pelanggan telah berulangkali melaporkan kepada pihak PLN bahwasanya KWH yang di pasang pihak PLN tidak berfungsi.
Sehingga, Penerapan Denda dan Pembelian Ulang Box Baru yang di tetapkan oleh pihak PLN Cabang Pulung Kencana Penertiban Dinilai Memberatkan Masyarakat.

Pendi Antori. Salah seorang Pelanggan Warga Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT). Jumat (9/9/2022) di Kantor PLN Cabang Pulung Kencana mengatakan.
” Itukan Boknya saya beli baru setelah itu sekitar 2- 3 bulan pemasangan saya bertanya kenapa box saya berbunyi terus, jawaban mereka nanti di token dari pihak PLN tunggu saja, terus datanglah dari pihak PLN bawa mobil, bawa tangga, pakai topi kuning, pakai jaket kuning mereka yang noken sendiri” Kata Pendi.

Pendi menerangkan bahwasanya berdasarkan penjelasan dari pihak PLN bahwa Box tersebut Rusak, sehingga pihak PLN meminta dirinya menunggu untuk pemasangan KWH Baru.
” saya tanya bagaimana solusinya, box ini saya minta ganti Baru, kata saya bagaimana saya mau bayar kalau boxnya kaya ini, jawab mereka iya bang tunggu saja nanti kita ganti” urainya.

Kemudian, menurut Pendi. Dirinya diarahkan oleh petugas PLN untuk melaporkan permasalahan tersebut ke kantor PLN
” Sebaiknya Abang ngelapor ke posnya di daya murni, Saya sudah laporkan di pos daya murni, sudah 3 kali bahkan kartunya sudah di potocopy, KTP saya sudah di potocopy, no HP sudah di ambil.
Kata mereka sabar bang nanti kami urus, bahkan pertanyaan mereka apa lampunya masih hidup, saya jawab jujur lampunya masih hidup, saya kesini minta ganti box karena lampu saya selalu bunyi saya takut ada apa apa, kata mereka tunggu saja, sekitar sebulan setengah saya datangi lagi kata mereka sabar dulu bang boxnya belum ada nanti kami ganti” Kata dia.

Selanjutnya Pendi menceritakan, Saat Petugas P2TL datang untuk melakukan pencabutan, menjelaskan bahwasanya tidak di temukan adanya pelanggaran sehingga Pelanggan diminta menghadap kekantor PLN untuk mendapatkan Ganti KWH Baru.
Akan tetapi oleh petugas administrasi Pelanggan di kenakan Denda.

” Sampai pencabutan saja mereka bilang box ini kami ambil sebagai bukti, Abang besok lapor ke posko nanti boxnya kami ganti yang penting Abang masukin laporan, kesalahan ini bukan kesalahan Abang tapi kesalahan boxnya, lalu boxnya di cabut mereka,” Keluhnya.

” Penjelasan dari sini (Kantor)bahkan di denda satu juta tiga ratus sekian, dan itu juga tidak bisa masang box, Alasannya kalau mau pemasangan Box kita di kenakan Denda lagi kurang lebih semuanya Dua Juta sekian, kata mereka ini sudah Prosedur, kata saya ini salahnya siapa, yang benarnya siapa” Pungkasnya.

Hingga berita diterbitkan. Irvan Eduardo Pur. Kepala Cabang ULP PLN Cabang Pulung Kencana Belum Berhasil di mintai keterangan.(Medy)

Tinggalkan Komentar Anda Mengenai Berita Ini, Harap berkomentar dengan sopan dan bijak.

Baca Juga

Leave a Reply